Fitur Simpel di Corlaslot, Tapi Dampaknya Nggak Main-Main
Corlaslot hadir dengan fitur-fitur yang kelihatannya sederhana, tapi siapa sangka, efeknya bisa mengubah cara pandang, rutinitas, dan hubungan dengan diri sendiri.
Aku selalu mengira bahwa untuk bisa berubah, dibutuhkan sesuatu yang besar—motivasi yang kuat, sistem yang rumit, atau alat yang canggih. Tapi ternyata, perubahan paling nyata dalam hidupku justru datang dari hal-hal kecil. Dari fitur-fitur sederhana yang ada di corlaslot, yang dampaknya ternyata nggak main-main.
Saat pertama kali coba Corlaslot, aku nggak langsung paham arah aplikasi ini. Nggak banyak efek animasi, nggak ada gamifikasi ribet, bahkan desainnya pun minimalis. Tapi justru di situlah kekuatannya. Corlaslot hadir dengan cara yang tenang, sopan, dan nggak berisik.
Salah satu fitur yang langsung menempel di rutinitasku adalah “Pertanyaan Harian”. Setiap pagi, hanya muncul satu pertanyaan singkat. Kadang tentang hal yang ingin aku capai, kadang tentang perasaan yang belum sempat kuungkap. Cuma satu pertanyaan, tapi bisa memancing kesadaran yang lebih dalam.
Contohnya, suatu pagi aku mendapat pertanyaan, “Apa hal paling kecil yang bisa bikin kamu merasa cukup hari ini?” Aku terdiam. Bukan karena pertanyaannya sulit, tapi karena aku sadar—aku jarang benar-benar menanyakan itu ke diri sendiri. Padahal, jawabannya bisa jadi kunci untuk menjalani hari dengan lebih ringan.
Menurut jurnal dari Greater Good Science Center, pertanyaan reflektif harian mampu meningkatkan rasa syukur dan mengurangi kecemasan. Refleksi sederhana yang dilakukan konsisten bisa menggeser pola pikir dari ‘mengejar’ menjadi ‘menghargai’. Dan itu tepat seperti yang aku alami setelah rutin menggunakan fitur ini di Corlaslot.
Fitur kedua yang mungkin terlihat remeh tapi sangat berdampak adalah “Check-in Mood”. Hanya dengan memilih emosi yang sedang dirasakan, lalu diberi opsi untuk menambahkan sedikit catatan, aku jadi terbiasa untuk lebih jujur terhadap diriku sendiri. Bukan cuma jujur pada saat senang, tapi juga saat lelah, kecewa, bahkan cemas.
Menariknya, setelah beberapa waktu, Corlaslot akan memberikan semacam insight tentang pola emosi kita. Ini bukan analisis kaku, tapi lebih kepada ajakan lembut untuk memperhatikan diri sendiri. Misalnya, saat aku sering mencatat “lelah” di hari-hari tertentu, Corlaslot menyarankan untuk mencoba slow morning routine atau mengurangi screen time. Sederhana, tapi terasa personal.
Fitur lainnya seperti “Zona Diam” juga layak diapresiasi. Sebuah ruang di mana kita bisa “berada” tanpa harus melakukan apa-apa. Cukup buka, tarik napas, dan diam. Di zaman di mana semua aplikasi berlomba bikin kita aktif, Corlaslot justru ngajak kita pause. Dan aku sadar, pause inilah yang selama ini sering kulewatkan.
Yang lebih mengesankan, semua fitur ini nggak datang dengan tuntutan. Kita nggak dipaksa buka aplikasi setiap jam, nggak dikasih peringatan “kamu belum check-in hari ini”. Corlaslot memperlakukan penggunanya seperti manusia, bukan angka statistik.
Dan mungkin inilah alasan kenapa aku bertahan. Karena di balik kesederhanaan fitur-fiturnya, Corlaslot memberikan ruang untuk berubah—pelan, pribadi, dan penuh kesadaran.
Sekarang, setiap kali aku membuka Corlaslot, bukan karena ingin menyelesaikan misi atau mengejar poin. Tapi karena aku tahu, di sana ada tempat di mana aku bisa merasa tenang, ditanya tanpa dihakimi, dan diajak mengenal diriku sendiri sedikit lebih dalam.
Fitur-fitur itu mungkin kecil. Tapi efeknya? Nggak main-main.